advertisements
advertisements
RegionalSUMATRA Magz

Ada 6.605 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Muara Enim

×

Ada 6.605 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Muara Enim

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan mengevakuasi warga yang terjebak banjir yang terjadi di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan pada 23 Mei 2024. (dok. bpbdkabupatenmuaraenim)

Sebanyak 6.605 orang terdampak akibat banjir yang merendam empat desa dan dua kelurahan di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan, Selasa (21/5/2024).

Merujuk laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (23/5) pukul 12.45 WIB, kondisi mutakhir ketinggian muka air saat ini masih berada pada kisaran 40 cm hingga 2 meter.

Banjir tersebut terjadi lantaran dipicu oleh hujan dengan intensitas yang tinggi sehingga menyebabkan meluapnya air di Sungai Enim.

Adapun keempat desa yang terdampak di antaranya Desa Keban Agung, Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Desa Lingga, Desa Tegarejo, Kelurahan Tanjung Selatan, dan Desa Darmo di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Hingga saat ini pendataan sementara yang dilakukan oleh BPBD setempat menyebut sebanyak 1.237 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan kerugian materil 1.237 unit rumah terendam banjir serta akses jalan yang masih belum bisa dilewati.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim masih terus melakukan pendataan bersama instansi terkait.

Selain itu, guna melakukan respon, tim gabungan juga melakukan evakuasi dan penanganan dengan menyisir daerah terdampak banjir untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak banjir menggunakan perahu karet.

Saat ini, Posko Penanganan Darurat Sementara sudah didirikan  yang berlokasi di halaman Masjid As Sada, Kelurahan Pasar Tanjung, Kecamatan Lawang Kidul.

Tim gabungan pun dilaporkan sudah mulai memberikan bantuan logistik berupa  makanan dan kebutuhan lainnya. BIG

 

 

Facebook Comments Box