Wakil Bupati (Wabup) Bogor Jaro Ade mendapat tugas dari Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk mengawal dengan baik percepatan pembangunan di wilayah Bogor bagian Barat.
Hal ini diungkapkannya pada acara ground breaking pembangunan Perumahan Nondinas Personel TNI AD, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, baru – baru ini.
Pembangunan perumahan ini mendukung program pembangunan tiga juta rumah per tahun dari pemerintah pusat.
Program ini dikhususkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Korem 061/SK.
“Jadi, sangat pas dibangun perumahan di sini, untuk mendukung percepatan pembangunan di Bogor Barat, karena percepatan pembangunan di wilayah ini adalah salah satu dari cita – citanya kami,” ujar Jaro Ade.
Sementara itu, pembangunan Perumahan Nondinas Personel TNI AD ini bekerja sama antara TNI AD dengan pengembang perumahan.
Rencananya perumahan tersebut diperuntukan untuk prajurit TNI, PNS dan masyarakat umum, utamanya masyarakat berpenghasilan rendah.
“Karena pembangunan perumahan ini mendukung Asta Cita dari Presiden Prabowo, salah satunya program tiga juta rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” jelasnya.
Kasrem 061/Suryakancana Kolonel Inf. Rofiq Yusuf menambahkan, ketersediaan hunian bagi prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Korem 061/SK masih terbatas, banyak di antara mereka yang masih harus menyewa atau mengontrak rumah.
“Proyek ini menjadi solusi mendesak dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak, terutama di tengah harga properti yang terus meningkat,” ungkapnya.
Rofiq menegaskan, proyek ini akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare dan mencakup sekitar 1.000 unit rumah dengan berbagai tipe, mulai dari 30/60, 30/70, hingga 40/80, selain untuk prajurit dan PNS.
Ke depannya, perumahan ini ditujukan juga untuk masyarakat umum. Dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk BUMN, pemerintah daerah dan sektor swasta, diharapkan proyek ini berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi prajurit, serta keluarganya,” tuturnya. BIG