MINANG MagzRegional

Pemprov Sumbar Dukung Geopark Ranah Minang Silokek Jadi Warisan Dunia

×

Pemprov Sumbar Dukung Geopark Ranah Minang Silokek Jadi Warisan Dunia

Sebarkan artikel ini
Jembatan Gantuang di kawasan Geopark Ranah Minang Silokek. (dok. wikipedia.org)

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan komitmen penuh dalam mendukung pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek di Kabupaten Sijunjung sebagai kandidat UNESCO Global Geopark (UGGp).

Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Vasko Ruseimy menyampaikan hal tersebut saat menerima rombongan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir di Ruang Temu Wagub, belum lama ini.

Hadir mendampingi Wagub, Kepala DPMPTSP Sumbar Luhur Budianda, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar dan Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi.

“Pemprov Sumbar mendukung penuh dan siap memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan Pemkab Sijunjung terkait pengembangan Geopark Silokek,” ujar Vasko.

Dia menekankan agar program yang berkaitan dengan pengembangan geopark dapat diarahkan langsung ke pemerintah pusat untuk mempercepat prosesnya.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa menjelaskan, potensi Sumber Daya Alam (SDA) di daerahnya.

Selain kekayaan alam dan keindahan pariwisata, Kabupaten Sijunjung juga memiliki potensi batu bara dan kelapa sawit.

Menurutnya, sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pusat akan sangat menentukan arah pengembangan daerah.

“Kami ingin Silokek bukan hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark,” tutur Benny.

Geopark Ranah Minang Silokek dikenal sebagai kawasan yang menyimpan kekayaan geologi luar biasa.

Bentang alam karst berusia lebih dari 350 juta tahun, formasi batuan purba, hingga warisan geologi bernilai tinggi menjadi daya tarik utama.

Potensi hayati dan budaya lokal yang terintegrasi turut memperkuat kawasan ini sebagai kandidat UGGp.

Pada sesi pertama pembahasan, sejumlah narasumber menyoroti pentingnya pengelolaan geosite sebagai langkah awal pembangunan geopark.

Vice President UGGp Prof. Ibrahim Komo dari Langkawi, Malaysia menegaskan bahwa pengelolaan geosite merupakan fondasi penting yang lebih mudah dilakukan sebelum membangun geopark secara utuh.

Turut hadir dalam diskusi tersebut Direktur SDEMP Bappenas Togu Pardede, Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga, Kepala Pusat Riset Sumber Daya Geologi BRIN Iwan Setiawan, peneliti utama BRIN Hanang Samodra, serta Norzaini Azman dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Dari pihak Pemkab Sijunjung, hadir Sekda Zefnihan bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pemprov Sumbar menegaskan siap mendampingi langkah Pemkab Sijunjung.

olaborasi multi pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga riset, kementerian hingga mitra internasional diharapkan memperkuat upaya pengajuan Geopark Ranah Minang Silokek ke UNESCO. BIG

Facebook Comments Box