Pendidikan

Sebanyak 20 Sekolah di Kabupaten Bekasi Raih Penghargaan Adiwiyata

×

Sebanyak 20 Sekolah di Kabupaten Bekasi Raih Penghargaan Adiwiyata

Sebarkan artikel ini
Pemberian penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2025 dari Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). (dok. bekasikab.go.id)

Ada sebanyak 20 sekolah di Kabupaten Bekasi meraih penghargaan sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2025.

Apresiasi ini diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kepada sekolah yang berhasil mengimplementasikan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi bertepatan dengan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Bekasi dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi Sukmawati Karnahadijat menyampaikan apresiasi bagi sekolah negeri maupun swasta yang berhasil memperoleh predikat sebagai sekolah Adiwiyata.

“Kami ucapkan selamat kepada 20 sekolah yang telah berhasil meraih predikat Adiwiyata tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2025. Jadikan penghargaan ini sebagai langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran dalam melestarikan sekolah berbasis lingkungan secara berkelanjutan,” jelasnya di Kantor DLH, Kompleks Pemkab Bekasi.

Sukmawati berharap 20 sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata bisa menjadi percontohan yang baik terhadap pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup baik di sekolah sendiri maupun sekolah – sekolah lainnya.

“Kami berharap dengan penghargaan bisa memotivasi seluruh sekolah membawa nama Kabupaten Bekasi ke tingkat Adiwiyata provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Ketua Tim Bidang Penataan dan Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bekasi Wowo Fadillah menambahkan, DLH telah melakukan serangkaian pembinaan melalui pendampingan kepada sekolah – sekolah sebagai upaya mewujudkan sekolah asri berbudaya lingkungan.

“Dengan serangkaian pembinaan yang telah kami lakukan, sekolah – sekolah mengalami perubahan signifikan tentang sudut pandang mengenai Adiwiyata bahwa ini bukan perlombaan semata, melainkan wujud dari kesadaran kolektif yang dibangung oleh semua unsur di sekolah,” ungkapnya.

Wowo menyebutkan, pihaknya telah melakukan verifikasi lapangan terhadap 37 sekolah yang mengikuti program Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) tahun 2025.

Dengan kriteria penilaian dilihat berdasarkan enam aspek spesifik, yaitu konservasi air, sanitasi bersih, konservasi energi, pengealolaan sampah dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle), penanaman dan pemeliharaan pohon, serta inovasi lingkungan.

“Dari jumlah keseluruhan peserta Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten tahun ini, 20 sekolah di antaranya telah mencapai nilai minimal 70% sesuai aspek penilaian, sehingga 20 sekolah ini ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten,” jelasnya. BIG

Facebook Comments Box