Wakil Bupati (Wabup) Garut Putri Karlina meminta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut untuk responsif dan kreatif dalam menanggapi kritik masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, baru – baru ini.
Dalam arahannya, Putri menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus berfokus pada pelayanan nyata, bukan sekadar seremonial.
Dia mengingatkan agar ASN belajar dari berbagai kejadian di daerah lain, dengan protes masyarakat muncul akibat ketidakpuasan terhadap pelayanan pemerintah.
“Sekarang masyarakat kreatif, punya banyak cara untuk menyampaikan kritik bahkan membongkar praktik yang tidak baik. Kalau kita tidak kreatif menyelesaikan masalah, itu bisa jadi bumerang,” ujarnya.
Wabup juga menyoroti kebiasaan seremonial berlebihan saat kunjungan pimpinan dan meminta agar acara kunjungan berjalan alami tanpa rekayasa atau modifikasi.
“Saya ingin melihat posyandu berjalan seperti aslinya, bukan dibuat-buat untuk menyambut kunjungan. Tujuan saya datang adalah memastikan pelayanan berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Putri menambahkan, saat kunjungan kerja, penanggung jawab setiap bagian harus hadir di lokasi agar informasi yang dibutuhkan bisa diperoleh langsung dan akurat.
“Yang bisa kita kendalikan adalah diri kita sendiri. Mari berikan pelayanan terbaik dan bekerja dengan sungguh – sungguh,” jelasnya. BIG